Nafik:
dok mau tanya . kenalkan nama sy nafik umur 19 saya perempuan… 1 minggu nan ini rambutku sering rontok banyak sekali dok. saya merasa rambut saya jadi tipis .apa penyebabnya



Halo Nafik,
Kerontokan rambut banyak sekali penyebabnya, diantaranya adalah:
  • Perlakuan terhadap rambut yang berlebihan atau tidak cocok, misalnya cat rambut, pemanasan/catok rambut, meluruskan rambut dan lain sebagainya
  • Asupan gizi yang kurang, termasuk kekurangan mineral seperti zinc dan zat besi
  • Pengaruh hormon, seperti  wanita yang memasuki masa menopause. Atau folikel rambut yang terlalu sensitif terhadap dihidrotestosteron (DHT) yang terjadi pada pria.
  • Akibat kosmetik/sampo yang kurang cocok
  • Pajanan sinar matahari
  • Pengaruh kemoterapi
  • Efek samping obat-obatan
  • Tekanan psikologis dan kelelahan fisik
  • Alopecia areata/kebotakan
  • Penyakit/kondisi medis lain yang menyerang kulit kepala misalnya dermatitis seboroik, adanya infeksi pada kulit kepala, dan lain sebagainya
Cara-cara yang dapat dilakukan sendiri untuk mengurangi kerontokan rambut:
  • Jangan mengikat rambut terlalu kencang
  • Hindari kebiasaan memuntir atau menarik rambut
  • Gunakan sisir bergigi jarang
  • Hindari gosokan berlebihan saat keramas atau menyisir
  • Hindari penggunaan hawa panas atau elektronik yang berlebihan pada rambut, seperti catok, pelurusan dan untuk rambut rontok saat melakukan creambath tidak perlu dengan uap panas, handuk hangat sudah cukup
  • Lakukan pola makan sehat dengan gizi yang seimbang
  • Apabila ingin menutup kepala atau memakai jilbab, usahakan sebelum mengikat rambut rambut sudah kering.
Apabila kerontokan rambut sangat banyak dan mengganggu, Nafik bisa berkonsultasi pada dokter kulit untuk mengetahui penyebabnya dan mendapat penanganan yang sesuai. Rambut rontok secara medis dapat dikurangi dengan obat-obatan atau prosedur tertentu seperti laser atau transplantasi rambut.
Dok belakangan ini saya sering sekali buang air kecil dan kadang setiap bangun tidur perut bawah suka terasa mules. Apakah itu ISK? Kalau iya, apa ada cara penanggulangan di rumah?



Halo
Sering pipis tidak selalu diidentikan dengan penyakit ISK atau infeksi saluran kemih. Bisa saja hal ini adalah suatu kondisi yang normal, misalnya ketika tubuh kelebihan cairan atau ketika metabolisme sedang meningkat.
ISK sendiri biasanya ditandai dengan gejala sering pipis, nyeri ketika pipis, dan rasa tidak nyaman di perut. Sering juga gejala tersebut disertai dengan demam, letih, dan lesu. Namun dari gejala saja tidak cukup untuk menegakkan diagnosis ISK. Perlu pemeriksaan fisik lengkap serta pemeriksaan penunjang terutama pemeriksaan urin untuk menegakkan diagnosis ISK. Oleh karena itu Anda disarankan untuk memeriksakan diri secara lansung ke dokter guna mengetahui penyebab keluhan yang di alami
Sore dokter…
Saya mau tanya ..umur saya 21th…
Knp setelah selesai haid selang 5 hari mengeluarkan darah lagi ? Pdhl hari 1-4 hari udh bersih…kok ini tiba2 keluar lagi..mohon solusinya gimana?
Trima kasih



Hai Pratiwi Rudianto,
Keluhan seperti yang Anda alami dalam dunia medis dikenal sebagai metrorrhagia, yakni siklus menstruasi yang tidak teratur, atau munculnya perdarahan di luar siklus menstruasi.
Normalnya, menstruasi terjadi selama 2-7 hari, dengan siklus 21-35 hari, dan mengeluarkan darah sebanyak 30-40 mL pada setiap siklusnya. Metrorrhagia umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon-hormon reproduksi dalam tubuh wanita, yakni hormon estrogen, progesteron, FSH, LH, dan GnRH. Kondisi ini dapat ditemui orang yang mengalami:
  • Stres psikis
  • Kelelahan fisik
  • Kelebihan berat badan
  • Penurunan berat badan
  • Gangguan pola makan (anoreksia, bulimia)
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Efek samping obat tertentu, misalnya aspirin, NSAID. anti koagulan
  • Penyakit lain, misalnya polip, mioma, gangguan kelenjar tiroid, dsb
Jika keluhan seperti ini baru Anda alami sekali ini saja dan perdarahan yang Anda alami masih dalam tahap wajar (tidak berlebihan), maka Anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan akan membaik dengan sendirinya tanpa memerlukan penanganan medis apapun. Sebagai langkah awal, coba lakukan tips berikut ini:
  • Istirahat yang cukup 7-8 jam sehari
  • Kendalikan stres dengan bijak
  • Berolahraga secara teratur 30-45 menit sebanyak 3-4 x seminggu, seperti jogging, renang, bersepeda, senam aerobik, dsb
  • Perbanyak asupan cairan 8-10 gelas perhari
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, batasi makanan berpengawet, instan, MSG, kafein
  • Hindari rokok, alkohol, dan obat terlarang
Jika setelah melakukan tips tersebut keluhan tidak kunjung membaik hingga lebih dari 3 siklus menstruasi berturut-turut, maka sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan seperti laboratorium atau USG untuk menilai kemungkinan penyebab dari keluhan Anda dan menentukan penanganan yang tepat.
Sekian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.
Barusan dapat pertanyaan dari teman yang sekarang kerja di sulawesi sebagai buruh bangunan. Dok kalau kena pnyakit tbc makanan apa saja yg boleh dan tidak boleh dimakan ?



Prinsip pengobatan TBC adalah dengan farmakoterapi (obat-obatan), gaya hidup sehat, serta usaha memutus rantai penularan. Farmakoterapi yang dilakukan dengan pemberian obat antituberkulosis (OAT) selama 6 bulan.
Gaya hidup sehat sendiri memainkan peranan penting dalam proses penyembuhan TBC. Nutrisi yang sehat dan lengkap (karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, dll) membantu meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kuman TBC. Pada umumnya tidak ada pantangan makanan tertentu bagi pasien TBC, kecuali jika ada alergi makanan maka sebaiknya makanan tersebut dihindari. Makanan yang sangat dianjurkan adalah yang memiliki kadar protein dan kalori yang cukup untuk menjaga agar tubuh tetap kuat melawan kuman TBC. Mengenai pilihan makanan secara detail dapat Anda konsultasikan secara lansung dengan ahli gizi yang ada di puskesmas terdekat.
Selain nutrisi, home treatment lainnya yang dapat dilakukan selama pengobatan TBC yaitu:
  • Istirahat yang cukup, jangan tidur larut malam
  • Olahraga teratur juga membantu menguatkan sistem imun melawan kuman TBC
  • Gunakan masker untuk mencegah penyebaran ke lingkungan sekitar
  • Memperbaiki ventilasi rumah untuk mencegah perkembangan kuman TBC
  • Jika ada keluhan selama pengobatan, jangan ragu untuk kembali kontrol ke dokter.
Semoga informasinya bermanfaat ya

HIV seperti halnya TB masuk kedalam program pemerintah yang pemeriksaan dan pengobatannya ditanggung pemerintah. Untuk HIV pemerintah dan BPJS bekerja sama dalam menanggung biaya pengobatan dan perawatan pasien HIV. Pemerintah menyediakan tes HIV dan obat-obatan ARV (antiretroviral). Sedangkan BPJS menanggung pemeriksaan CD4 dan viral load untuk memantau perkembangan penyakit dan efektifitas pengobatan, dan biaya perawatan dirumah sakit akibat infeksi oportunistik (infeksi akibat menurunnya daya tahan tubuh).
Untuk obat-obat HIV atau ARV tidak langsung diberikan saat penderita positif tes HIV. Obat ARV bekerja untuk menghambat pertumbuhan virus, sehingga baru diberikan bila:
  • Nilai CD4 < 350
  • Nilai CD4<500 bila pasien juga mengalami infeksi hepatitis B dan C.
  • Sedang menjalani pengobatan yang menghambat sistem imun, seperti kemoterapi untuk kanker.
  • Atau saat ada penyakit lain yang diderita, seperti TBC, infeksi otak atau penyakit ginjal.
  • Pada ibu hamil untuk mencegah penularan kebayi
Tergantung dimana Anda menjalani pemeriksaan tersebut, ada yang gratis dan ada yang harus bayar tergantung kebijakan daerahnya. Ada pula yang hanya gratis untuk pemeriksaan pertama saja dan selanjutnya harus bayar. harga pemeriksaan CD4 umumnya antara 150-200 ribu rupiah.
Sebaiknya Anda menanyakan hal ini langsung pada lokasi tempat Anda menjalani VCT. Lihat lokasi tempat rujukan kasus AIDS di Indonesia di sini.